Malaikat Jibril Menurut Abuya Muhammad Amin Yusuf: Penyampai Ilham dan Cahaya Ilmu dalam Hidup Kita

Artikel ini merupakan bagian dari serial penjelasan pemikiran dan pandangan ruhaniyah Abuya Muhammad Amin Yusuf, seorang guru mursyid yang memiliki kedalaman ilmu dan pemahaman hakikat yang luas. Artikel ini ditulis oleh murid beliau sebagai bentuk realisasi dari ajaran dan pemahaman yang telah beliau sampaikan secara lisan. Penjabaran disusun agar mudah dipahami oleh masyarakat umum, dengan landasan kuat dari Al-Qur’an, hadis, serta pendapat para ulama klasik dan tasawuf.


1. Siapa Itu Malaikat Jibril?

Malaikat Jibril dikenal sebagai malaikat yang menyampaikan wahyu kepada para nabi. Namun, menurut penjelasan Abuya Muhammad Amin Yusuf, tugas Malaikat Jibril tidak berhenti hanya pada masa kenabian. Hingga hari ini, Malaikat Jibril masih aktif menjalankan tugas-tugasnya dalam bentuk:

  • Menyampaikan ilham kepada hati orang-orang beriman
  • Menanamkan hikmah dalam diri yang mencari kebenaran
  • Membimbing jiwa manusia kepada cahaya ilmu dan kesadaran ilahiah

2. Dalil Al-Qur’an dan Hadis

a. Al-Qur’an:

“Sesungguhnya Al-Qur’an itu benar-benar diturunkan oleh Tuhan semesta alam, dia dibawa turun oleh Ruhul Amin (Jibril), ke dalam hatimu (Muhammad)…” (QS. Asy-Syu’ara: 192-194)

“Dialah yang menurunkan Al-Kitab (Al-Qur’an) kepada engkau (Muhammad); di antara (isinya) ada ayat-ayat yang muhkamat…” (QS. Ali Imran: 7) — ayat ini mengisyaratkan bahwa ilmu-ilmu Al-Qur’an memiliki lapisan-lapisan makna yang terus bisa dibuka dan diilhamkan.

b. Hadis: Hadis Jibril (HR. Muslim) menjelaskan bagaimana Jibril datang dalam bentuk manusia untuk mengajarkan rukun iman, Islam, dan ihsan. Hal ini membuktikan bahwa kehadiran Jibril juga menyentuh aspek batin (ihsan) manusia.


3. Penjelasan Tasawuf Menurut Abuya

Menurut Abuya Muhammad Amin Yusuf, Jibril adalah malaikat yang aktif menghubungkan ruh manusia dengan Nur Ilahi. Ilham yang datang ke dalam hati manusia, jika membawa cahaya kebaikan dan mendorong ke arah tauhid, bisa dikaitkan dengan tugas Malaikat Jibril. Beliau menegaskan:

“Wahyu boleh berhenti, tapi ruhani tidak pernah putus dari petunjuk. Dan petunjuk itu tetap melalui Jibril yang menyampaikan ilham, hikmah, dan ilmu kepada para pencari Allah.”

4. Apa Itu Ilham?

Ilham adalah pengetahuan yang datang langsung ke hati tanpa proses akal yang panjang. Dalam kitab Ihya Ulumiddin, Imam Al-Ghazali menyebut ilham sebagai “khathir rabbani” yang masuk ke dalam hati yang suci. Dalam hal ini, peran Jibril sangat dekat dengan ruh yang masih hidup, bukan hanya masa kenabian.

Contoh Ilham dari Malaikat Jibril:

  • Dorongan kuat untuk bertaubat
  • Rasa damai yang mendalam saat dzikir
  • Inspirasi untuk membantu sesama
  • Motivasi belajar agama tanpa sebab luar

5. Perspektif Filsafat Islam

Dalam filsafat Islam, khususnya pemikiran Ibn Sina dan Al-Farabi, Jibril disamakan dengan Aqal Fa’al (akal aktif) yang menjadi sumber pengetahuan bagi jiwa manusia. Ketika hati sudah bersih dari hawa nafsu dan dunia, maka ilham dari akal aktif ini akan turun secara terus menerus.

Hal ini menguatkan pandangan Abuya bahwa Jibril tidak “tidur” pasca kenabian, tapi justru tetap bekerja memberi petunjuk ke hati para salik dan murid ruhani.

6. Bagaimana Cara Agar Bisa Menerima Ilham?

Menurut Abuya, ada beberapa syarat agar ruh kita bisa menerima tugas Jibril:

  • Tazkiyatun nafs (penyucian jiwa) dari sifat buruk
  • Banyak berdzikir dan membaca Al-Qur’an
  • Selalu berprasangka baik kepada Allah
  • Menghindari maksiat, makanan haram, dan keraguan dalam ibadah
  • Mencari guru mursyid yang membimbing dengan kasih sayang dan hikmah

7. Mengapa Pandangan Ini Tidak Bertentangan dengan Syariat?

  • Wahyu untuk kenabian memang sudah berakhir. Ini adalah ijma’ ulama.
  • Namun ilham bukan wahyu. Ilham adalah bisikan ruhani yang tidak menetapkan hukum, tapi memberi arah hidup.
  • Banyak ulama seperti Imam Nawawi, Al-Ghazali, dan Imam Qusyairi menjelaskan tentang ilham dalam kitab mereka.

8. Pertanyaan untuk Kajian dan Tadabbur:

  • Apakah saya sudah menjaga hati dari kekotoran agar ilham bisa masuk?
  • Apa ilham terbesar yang pernah saya rasakan dalam hidup?
  • Apakah dorongan baik dalam diri saya berasal dari malaikat atau nafsu?
  • Sudahkah saya mengucap syukur atas setiap petunjuk kecil yang Allah kirimkan?

9. Penutup

Malaikat Jibril menurut Abuya Muhammad Amin Yusuf bukan hanya bagian dari sejarah kenabian, tetapi juga pembimbing hidup yang hadir dalam bentuk ilham dan cahaya. Tugas Jibril masih berlangsung, dan setiap hamba yang membersihkan dirinya akan mendapatkan bagian dari cahaya petunjuk tersebut. Semoga artikel ini menjadi jembatan pemahaman antara ilmu ruhani dan keyakinan syariat.


Artikel ini adalah bagian pertama dari serial pembahasan tentang 10 malaikat menurut pandangan Abuya Muhammad Amin Yusuf. Selanjutnya, kita akan membahas Malaikat Mikail dan bagaimana ia mengatur rezeki dan keberkahan dalam hidup manusia.


Eksplorasi konten lain dari Langkah Sunyi di Jalan Pulang

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan komentar

Saya adalah seorang jamaah dari Abuya KH. Amin Yusuf, pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Huda yang terletak di Kampung Kandang. Di bawah bimbingan beliau, saya belajar menapaki jalan Thariqah Qodiriyah wa Naqsyabandiyah (TQN)—sebuah jalan ruhani yang menuntun hati untuk selalu hadir bersama Allah dalam setiap detik kehidupan.

Perjalanan ini bukan sekadar belajar ilmu, tetapi juga mendidik hati, membentuk adab, dan menyelami makna kehidupan sejati. Di pesantren, Abuya mengajarkan bahwa ilmu bukan hanya dihafal, tapi harus dihayati dan diamalkan. Dengan pendekatan thariqah yang halus namun dalam, saya belajar untuk memperbaiki diri, mengenal Tuhan, dan mencintai Rasulullah ﷺ dengan sebenar-benarnya cinta.

Melalui website ini, saya ingin mendokumentasikan perjalanan spiritual saya—bukan untuk menggurui, tetapi untuk berbagi. Barangkali ada secercah hikmah yang bisa dirasakan oleh siapa pun yang sedang mencari jalan menuju-Nya.

Let’s connect

Eksplorasi konten lain dari Langkah Sunyi di Jalan Pulang

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca